Khasiat Buah dan Sayur untuk Ibu Hamil dan ASI

ASI jauh lebih baik daripada susu formula dan Gunakan susu formula jika mendesak saja (misalnya ASI tidak keluar sama sekali sehingga tidak dapat menyusui). ASI untuk bayi memberikan keuntungan yang sangat banyak. Beruntunglah ibu yang sudah mampu menyusui, karena ASI diciptakan sebagai makanan alami untuk bayi. Berikut beberapa manfaat ASI bagi bayi :

  • ASI mengandung antibodi dalam jumlah besar yang berasal dari tubuh ibu. Antibodi tersebut akan membantu bayi menjadi lebih kebal terhadap berbagai penyakit.
  • Hormon di dalam ASI dapat membuat rasa ngantuk dan nyaman bagi bayi. Hal ini dapat membantu menenangkan kolik atau bayi yang sedang tumbuh gigi. Oleh karenanya, bayi biasanya tertidur setelah makan.
  • Ternyata menyusui dapat meningkatkan kecerdasan bayi. Bayi yang diberi ASI rata-rata memiliki IQ 6 poin lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula. Hal ini dikarenakan ASI membantu perkembangan otak.
  • Secara psikologis, menyusui baik untuk bayi karena menimbulkan kedekatan antara ibu dengan bayinya.

Nah, agar ibu dapat memberikan ASI secara maksimal, berikut beberapa jenis buah & sayuran berkhasiat yang dapat dikonsumsi :

  1. Daun Katuk. Katuk merupakan tumbuhan sayuran yang banyak terdapat di Asia Tenggara. Daun katuk Mengandung vitamin A, C, B1, zat besi, kalium, protein, fosfor, sterol, alkaloid, asam seskuiterna. Daun katuk dipercaya secara luas dapat membantu meningkatkan air susu secara signifikan. Warna daunnya hijau gelap karena kadar klorofil yang tinggi. Daun katuk dapat diolah seperti kangkung atau daun bayam. Ibu-ibu menyusui sering mengkonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI. Perlu diketahui, daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan papaverin.
  2. Buah Alpukat. AlpukatSalah satu buah yang paling kaya kandungan asam folatnya adalah alpukat. Banyak yang berpikir bahwa alpukat kurang baik karena kandungan lemaknya tinggi dapat mencapai 20-30 kali lebih banyak dari pada buah-buahan yang lain. Padahal lemak yang di kandung dalam alpukat adalah lemak baik, lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan menaikkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Alpukat adalah satu-satunya buah yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Buah alpukat rata-rata mengandung 114 mikrogram asam folat,jumlah ini cukup memenuhi 30% kebutuhan asam folat ibu hamil. Kebutuhan asam folat yang di rekomendasikan bagi ibu hamil setiap harinya 600 mikrogram, ibu menyusui 500 mikrogram, serta perempuan dewasa 400 mikrogram. Buah alpukat dipercaya berkhasiat bagus untuk kulit bayi. Selain itu, kandungan kalorinya cukup tinggi untuk ibu hamil. Alpukat juga mengandung serat yang mampu membantu mencegah sembelit yang sering di alami ibu hamil. Kadar kalium pada alpukat cukup tinggi, senilai 2-3 kali lipat daripada pisang yang dapat membantu menyeimbangkan tekanan darah.
  3. Kedelai Jepang (Edamame). Meski namanya kedelai, kedelai jepang (edamame) tidak termasuk dalam jenis kacang-kacangan melainkan masuk ke dalam kategori sayuran (vegetable). Negeri asal kedelai ini adalah Jepang tentu saja. Berbeda dengan kedelai biasa, kedelai jepang berbentuk besar. Di Jepang, edamame dapat dimasak sebagai sup atau digunakan sebagai camilan yang gurih rasanya. Edamame mengandung vitamin C, K, zat besi, magnesium, riboflavin, protein, mangan, kalium, fosfor. Kedelai jepang sangat bagus karena kaya protein yang dapat menggantikan makan ikan, ayam, daging, dan protein hewani lainnya. Pada kedelai jepang terdapat senyawa mirip estrogen yang dinamakan fitoestrogen. Senyawa ini terbukti dapat menghambat pengeroposan tulang. Wanita jepang gemar mengkonsumsi produk olahan kedelai ini sehingga usia menopause tinggi dan jarang mengalami keluhan sakit pasca menopause.
  4. Labu Siam. Labu siam (Sechium Edule Sw) merupakan tanaman yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae. Tanaman ini termasuk tanaman merambat yang dapat tumbuh pada tanah dataran tinggi maupun dataran rendah, tanpa banyak memerlukan perawatan khusus. Buah labu siam memiliki kadar serat yang cukup baik, yaitu 1,7 g per 100 g. Konsumsi serat dalam jumlah yang cukup sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus. Kandungan asam folat pada buah labu siam juga cukup baik, yaitu 93 mkg per 100 g. Konsumsi 100 gram labu Siam cukup untuk memenuhi 23,25 persen kebutuhan tubuh akan asam folat. Asam folat sangat penting bagi ibu hamil karena dapat mengurangi risiko kelahiran bayi cacat. Konsumsi asam folat yang rendah pada ibu hamil berhubungan erat dengan berat bayi lahir rendah dan kejadian neural tube defects (gangguan otak).
  5. Kacang Hijau. Tidak seperti sayur lain, semakin lama direbus, khasiatnya akan berkurang. Kacang hijau justru tidak terpengaruh oleh panas. Tidak hanya lezat rasanya, khasiatnya pun beragam. Kacang ijo mengandung Vitamin B1, protein, fosfor, tiamin, mangan, kalium, magnesium, asam folat. Kelebihan kacang hijau adalah kecambahnya (tauge) mengandung vitamin E yang tidak ditemukan pada kacang tanah dan kedelai. Selain itu, kacang hijau dapat membantu mengatasi penyakit. Untuk Ibu hamil dan menyusui, kacang hijau kaya akan asam folat yang sangat penting dikonsumsi pada trimester awal kehamilan (bahkan sejak sebelum hamil) dan berguna untuk perkembangan sistem saraf pada bayi. Hal ini tentunya berhubungan dengan tingkat kecerdasan bayi. Asam folat juga mencegah terjadinya kecacatan pada bayi seperti bibir sumbing, kelainan jantung, spina bifida, dan kecacatan lainnya. Asam folat juga dapat kita jumpai pada kacang kedelai, brokoli, jeruk, bayam, alpukat, dan lain-lain.
  6. Buah Pepaya. Pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E. Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Mencerna protein merupakan problem utama yang umumnya dihadapi banyak orang dalam pola makan sehari-hari. Tubuh mempunyai keterbatasan dalam mencerna protein yang disebabkan kurangnya pengeluaran asam hidroklorat di lambung. Buah yang masih mengkal atau separuh matang memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari buah matang. Namun wanita yang ingin memiliki anak atau sedang hamil dilarang mengonsumsinya, karena buah mentah dan mengkal mempunyai efek menggugurkan kandungan. Untuk wanita hamil, bila ingin mendapatkan khasiat pepaya, makanlah buah yang sudah matang saja. Pepaya mengandung asam folat. Sangat baik untuk menjaga asupan kalium bagi ibu menyusui agar tidak mudah capek / lelah.

Jangan terlalu berlebihan mengkonsumsinya juga dan tetap menjaga asupan makanan ibu agar memiliki kandungan gizi yang cukup demi kelancaran kehamilan dan juga demi ASI untuk bayi tercinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*